0
Rate this :
{[["①","❶"],["②","❷"],["③","❸"],["④","❹"],["⑤","❺"]]}
TEMBILAHAN, TerasINHIL – Pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau mengaku bahwa akhir-akhir ini kesulitan memenuhi permintaan pasien  disebabkan kekurangan stok darah untuk semua golongan, Minggu, (8/5/2016).

Hal tersebut di ungkapkan oleh Wakil Unit Tranfusi Darah PMI Kabupaten Indragiri Hilir, dr. Irianto, SpPD menurutnya, timnya sudah mengupayakan berbagai macam strategi supaya tidak terjadi hal tersebut, akan tetapi masih saja tetap kekurangan.

“Tim PMI sudah mengupayakan kebutuhan stok darah namun tetap saja belum cukup karena masyarakat yang membutuhkan darah lebih banyak dibandingkan dengan masyarakat yang menyumbangkan,” ujarnya baru-baru ini.

Dalam penjelasan Irianto, setiap bulannya sekitar 800 kantong darah yang dibutuhkan masyarakat, akan tetapi pihak PMI cabang Tembilahan hanya mampu memperoleh 500 kantong darah saja,  sehingga kebutuhan darah untuk pasien kurang terpenuhi.

“Setiap bulan, Inhil kekurangan stok darah hingga 300 kantong karena dari 800 kantong darah yang dibutuhkan, PMI hanya dapat memperoleh 500 kantong darah setiap bulan,” katanya.
Menurutnya, kelangkaan stok darah tersebut disebabkan dari minimnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya mendonorkan darah.

“Kelangkaan ini juga disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mendonorkan darah bagi orang lain. Masyarakat berfikir stok darah di PMI sudah banyak,” tukasnya.

Lebih jauh ia katakan, berbagai upaya yang dilakukan oleh PMI untuk mengatasi keterbatasan stok darah, di antaranya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mencari relawan sebanyak-banyaknya serta bekerjasama dengan pihak intansin, swasta, perguruan tinggi dan sebagainya.
“Melalui upaya yang kita lakukan, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya darah bagi orang lain yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, diwaktu yang berbeda Ketua Komunitas Donor Darah Inhil (KDDI), Iwan yang akrab disapa bg Iwan membenarkan pernyataan Irianto tersebut, dan berharap sosialisasi yang di galakkan pihak PMI jangan terputus karna masyarakat yang membutuhkan juga tidak pernah terputus.
“Kegiatan yang bagus, terus di galakkan sehingga masyarakat betul-betul paham dan tidak enggan lagi melaksanakan donor darah,” imbuh Ketua KDDI.

Ketua KDDI juga siap mensupport sosialisasi PMI tersebut yang sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

“KDDI siap membantu PMI dalam mensosialisasikan akan manfaat donor darah bagi tubuh dan kehidupan manusia,” tutupnya. RPC


Pihak PMI Inhil Mengaku Permintaan Pasien Kurang Dipenuhi Sebab Minimnya Stok Darah | INHIL

Terima Kasih Atas Kunjungannya, Anda Baru Saja Membaca Artikel yang berjudul Pihak PMI Inhil Mengaku Permintaan Pasien Kurang Dipenuhi Sebab Minimnya Stok Darah | INHIL


Jangan lupa di share .....!!! Pihak PMI Inhil Mengaku Permintaan Pasien Kurang Dipenuhi Sebab Minimnya Stok Darah | INHIL

Post a Comment

 
Top