Kejadian tersebut, seperti penuturan warga Udin (27) yang merupakan warga Kecamatan Tanah Merah yang sempat melintas di kampung Tanjung Baru.
“Kejadian itu diperkirakan pukul 11.30 Wib lah,” ucap Udin melalui sambungan telepon genggamnya, Selasa (10/5/2016).
Saat ditanya oleh awak media INHILpunya.com berapa jumlah rumah warga yang terkena longsor, beliau menjawab sekitar belasan unit.
“Saya belum bisa menentukan berapa unit yang runtuh akibat longsor itu, sebab keadaan lonsor itu masih berlanjut. Kemungkinan masih ada lagi rumah yang bakalan runtuh,” ungkapnya.
Sementara itu, seperti dilansir dari media HarianRiau.com warga setempat yang bernama Sry (30) mengatakan bahwa korban beserta masyarakat lainnya disibukkan dengan mengemasih barang-barang milik korban dan mengevaluasi warga lainnya.
“Saat ini warga tengah menyelamatkan barang, karena takut ada longsor susulan,” sebut Sry melalui pesan pintarnya.
Dia juga mengatakan bahwa longsor terjadi saat air pasang. “Saat ini air tengah pasang, jadi warga ngumpulkan barang-barang. Takutnya kalau surut ada longsor susulan,” tukasnya.
via : http://inhilpunya.com/




Post a Comment